Lagi. Ini tentangmu.
Kerinduan yang timbul tenggelam, di tengah rutinitas. Menjadi pemicu menggeliatnya rasa.
Sedih. Harap. Cemas. Menyatu dalam aksara jiwa.
Ini tentangmu, tentang perpisahan sementara ini. Buah hatiku yang baru saja tumbuh remaja.
Entahlah, apa karena aku terlalu sensitif, baper :D
Ketiadaanmu di sisiku, menyisakan rasa rindu yang tak terucap. Malu pada bapakmu.
Padahal hati ini sering bernyanyi sendu, mengingatmu. Inginnya ibu tidak mau Jauh-jauh darimu Nak.
Inginnya, kau bersekolah yang dekat-dekat saja. Setiap hari bertemu, setiap hari ramai bercerita. Seperti dulu.
Pagi yang sibuk dengan pertanyaan dan penjelasan. Yah, kita sering membahas PR sekolah bersama-sama, bukan.
Walaupun rutinitas ini sudah tergantikan bersama adikmu, tapi tetap saja merasa ada yang hilang.
Bukan. Karena ingin mengabadikan rasa. Tapi hanya ingin bercerita sedikit padamu.
Bahwa bukan hanya kau saja yang sedih, merasa diasingkan, merasa dipisahkan, atau perasaan lainnya.
Ternyata ibumu ini juga tak kalah sedihnya. Butuh perjuangan untuk menguatkan. Menghibur diri, menghilangkan kegelisahan.
Jika menghitung waktu dan jarak hmmm, terasa lama. Bila menghitung kesempatan kita berjua, terasa singkat.
Tapi tak apa. Biarlah, ini untuk masa depanmu.
Karena kita sudah memilih. Iya, bukankah ini pilihanmu juga. Maka jalani dengan kelapangan. Keikhlasan.
Mungkin benar kini engkau jauh dari kami. Tapi sebenarnya hati kita terasa dekat Nak.
Ketika kau mengingat kami, maka sebutlah dalam do'a. Allah yang akan menyatukan hati-hati kita.
Berjuanglah di sana, dapatkan ilmu sebanyak-banyaknya, tentang kehidupan, tentang nilai dan moral.
Semoga barokah.
Semoga Allah selalu menjagamu dan melindungimu.
Memudahkan segala urusanmu, mencerdaskanmu.
Bukan. Ini bukan hanya pembelajaran bagimu saja. Tapi untuk kami juga.
Jangan khawatir. Jangan bersedih, ingatlah selalu ada Allah bersamamu.
Dan maafkan ibumu. Lagi. Seperti biasa ibu mohon kau mau memaafkan ibu, atas segala keterbatasan kemampuan. Karena belum bisa menjadi ibu yang terbaik untukmu.



