Ada seorang teman yang bertanya, "Kenapa yah setiap mau berbuat baik selalu ada saja godaannya?"
"Jika tak datang dari diri kita sendiri berupa kemalasan atau ketidakberanian, sering juga datang dari orang lain berupa komentar yang kadang membuat down?"
Teman saya itu bercerita, dulu sekali ketika hidayah mulai datang, memulai untuk sedikit demi sedikit menutup aurat yang memang tak seharusnya diperlihatkan di depan publik. Ada saja orang yang berkomentar miring.
Baik berupa sindiran atau cibiran. Terkadang datangnya dari orang-orang yang sangat dekat. Tak sedikit juga yang mulai menjauhi, katanya sudah tak sama dalam masalah prinsip hidup.
Sekarang, saat ingin menyempurnakan kebaikan, ingin memperbaiki diri lebih baik dan lebih baik lagi. Teman saya itu menyempurnakan menutup auratnya dengan memulai memakai handsock. Jadilah kemana pun pergi tak lepas dari kaos kaki dan handsock yang menutupi punggung tangan.
Sehari dua hari, tiba-tiba ada yang berkata,
"Kamu mau pergi mengantar anakmu sekolah, atau mau pergi ke arab sih?"
"Lebay?"
-----------
Hmmm.... Memang harus kuat yah mental kita. keimanan dipertebal, dan kesabaran perlu ditingkatkan.
Begitulah kehidupan. Jangan aneh, saat ingin melakukan kebaikan, apapun itu, pasti banyak godaan. Dan kita tak boleh menyerah begitu saja. Bahkan mundur, tak jadi melakukan.
Jangan marah kepada orang yang berkomentar miring itu. Berpikir positif lebih baik. Mungkin teman kita belum paham, belum mengerti. Hidayah memang belum datang padanya.
Tidak seharusnya menjadikan hal ini memuncullan rasa kebencian walaupun setitik, menyisakan rasa sakit. Menumbuhkan permusuhan.
Tidak juga dibenarkan untuk menceritakan aibnya kepada siapapun. Berdolah untuk temanmu, agar segera diberikan hidayah, semoga diberi kebaikan. Semoga diampuni dosa yang dilakukan.
Ingat hadits berikut :
Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda," Barangiapa yang meringankan salah satu dari kesusahan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan meringankan salah satu kesusahannya di hari kiamat. Barangsiapa yang yang memudahkan orang yang mendapat kesusahan, maka Allah akan memudahkan baginya di dunia dan akhirat. Barangsiapa yang menyembunyikan keaiban seorang muslim lain, makaAllah akan menyembunyikan keaibannya di dunia dan akhirat. Allah menolong seorang hamba selagi hamba itu menolong saudaranya”.(H.R Muslim)


0 komentar