Jangan Mati Sebelum Mati

By Wien - 02.47

​Jangan Mati Sebelum Mati 

(Sebuah Renungan Tentang Konsep Diri) 

Kematian adalah sebuah kepastian. Yang sudah ditetapkan bagi semua makhluk yang bernyawa. Dan tibanya kematian seseorang tidak disangka-sangka. 

Kematian merupakan ketetapan Allah yang tidak bisa ditawar lagi. Sekalipun manusia tidak mengetahui kedatangannya, namun yang jelas semua makhluk bernyawa pasti mengalami mati. 

Allah berfiman yang artinya: "Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati" (QS. 3 : 185).

Semua makhluk Allah tak terkecuali akan musnah, sekalipun makhluk ghaib pada saatnya nanti. Hanya Allah yang maha kekal. 

Jika ajal menjemput kita, dimana kita berada pasti datang. Kematian seseorang tidak bisa ditunda dan diajukan sedikit pun dan memang semua itu sudah diatur sedemikian oleh Allah subhanahu wa Ta'âlâ. 

Walaupun kita sembunyi di gedung yang tinggi lagi kokoh, bila ajal tiba, maka tempat sembunyi itu tak ada artinya, dan kita pasti menemui yang namanya maut. 

Allah berfirman yang artinya: "Dimana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di benteng yang tinggi lagi kokoh" (QS. 4 : 78).

Apakah kita sudah siap akan kedatangannya????

Bagi orang-orang yang beriman kepada hari akhir. Yang mengimani adanya hari pembalasan, hari dimana akan diminta pertanggungjawaban dari setiap apa yang kita perbuat, setiap detik yang terlewati, setiap harta yang kita gunakan, dan setiap kata yang kita ucapkan. 

Semuanya tidak akan lepas dari yang namanya perhitungan dan penghisaban. 

Dari setiap kenikmatan yang kita rasakan. Karunia yang kita dapatkan. Semuanya akan ditanyai, untuk apa digunakan, apakah dalam kebaikan atau dalam keburukan. 

Sudahkah kita siap dengan kedatangannya??? 

Di hari itu, tidak akan ada yang bisa menolong kita kecuali amal-amal kita. Tidak ada yang akan peduli lagi dengan kita. Karena masing-masing orang sibuk dengan dirinya sendiri. Dengan hasil catatan amalnya sendiri. Wajah-wajah ketakutan, kecemasan ketika menerima catatan amal itu. Jadi mereka tidak akan lagi memperhatikan kita. 

Apakah kita sudah siap dengan itu semua???? 

Allah berfirman yang artinya : Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu kemudian kamu dimatikan dan dihidupkanNya kembali, kemudian kadaNyalah kamu dikembalikan" (QS. 2 : 28) 

Mari kita persiapkan akan kedatangannya dengan menghidupkan kehidupan kita. 

Jangan mati sebelum mati. 

Mari hidupkan hari-hari kita dengan kebaikan dan kebaikan. Jauhi segala hal keburukan yang hanya akan menjadi malapetaka bagi kita sendiri.

Mari hidupkan detik demi detik dengan segala bentuk wujud ketaatan kepada Allah. 

Hidupkan hati dengan keimanan dan keikhlasan. 

Hidupkan visi dan misi hidup kita. Jangan hanya dijadikan sebagai teori belaka. 

Wujudkan konsep diri kita bukan hanya sebatas planning dan planning yang menghiasi segala macam training dan seminar. 

Who I Am??? 

You are here. I am here. Ya kita ada di sini, Dengan satu tujuan. Allah yang telah menciptakan kita sudah membuat settingan untuk kita. Kemana kaki kita akan melangkah. Maka langkahkanlah hanya untuk meraih ridho-Nya. 

Jangan mati sebelum mati. Buatlah hidup lebih hidup. Gunakan semua potensi yang telah Allah berikan untuk kita, agar di cinta sama Allah. 

Jangan mati sebelum mati. Mari berprestasi, mengembangkan segala potensi, berkreasi hanya untuk meraih ridho-Nya. 

Wallahu'alam.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar